Halo, semuanya 😊
2025 telah tiba dan saya berharap tahun ini membawa banyak kebaikan untuk teman-teman semua. Oh ya, saya ingin berbagi kabar baik: Saya telah resmi meraih Certified Information Systems Security Professional (CISSP).
Perjalanan menuju CISSP adalah salah satu
pengalaman paling menantang dalam karier saya. Saat mempersiapkannya, saya
menyadari bahwa akan bermanfaat jika bisa berbagi tips dan insights untuk
membantu orang lain yang ingin mengikuti ujian ini. Jika teman-teman ingin
mengikuti ujian CISSP, saya berharap tips ini dapat membantu:
1. Pahami
mengapa ingin menjadi CISSP
Renungkan alasan mengejar sertifikasi CISSP,
dan jadikan itu sebagai pegangan sepanjang perjalanan ini. Bagi saya, CISSP
lebih dari sekadar gelar tetapi adalah komitmen untuk memperdalam keahlian
dalam keamanan informasi, meningkatkan prospek karier, dan (semoga)
berkontribusi pada dunia digital yang lebih aman. Alasan yang kita miliki itu
akan membantu untuk tetap termotivasi saat menghadapi sesi belajar yang
panjang, soal latihan yang sulit, dan momen-momen keraguan diri.
2. Gunakan referensi
belajar yang tepat
Penting untuk memilih materi belajar yang
efektif dan tepercaya. Berikut adalah referensi yang saya pakai:
a. CISSP Official Study Guide &
Practice Tests oleh Mike Chapple et al.
Panduan komprehensif ini membantu saya
mempelajari delapan domain CISSP secara sistematis. Latihan soalnya membantu untuk mengidentifikasi area di mana saya masih lemah dan mengasah strategi dalam menghadapi ujian.
b. Video CISSP oleh Pete Zerger
Penjelasan singkat dan contoh praktis dari
Pete membuat topik yang kompleks lebih mudah dipahami. Jangan lupa tonton juga
video addendum 2024.
Referensi ini sangat membantu untuk belajar di
detik-detik terakhir. Sunflower merangkum konsep-konsep utama dalam format
yang padat dan mudah dicerna, cocok untuk dibaca di hari terakhir sebelum
ujian.
d. Referensi untuk membentuk pola pikir
yang tepat
Persiapan CISSP bukan hanya tentang menguasai materi tetapi tentang juga pola pikir seorang pemimpin di dunia keamanan informasi. Video-video ini membantu saya menyelaraskan cara berpikir saya dengan cara pikir ala CISSP:
a. Why You Will Pass the CISSP oleh Kelly Handerhan
b. How To Think Like A Manager for the CISSP Exam - Director's Cut oleh Prabh Nair
c. How to "Think Like a Manager" for the CISSP Exam oleh Pete Zerger
Video-video ini ini mengajarkan saya untuk melihat
kondisi dengan perspektif yang lebih besar dan mempertimbangkan selera risiko
organisasi, persyaratan kepatuhan, dan tujuan operasional.
3. Bangun
fondasi yang solid dengan pengalaman kerja
CISSP bukan hanya ujian teori—ia dirancang
untuk para praktisi. Soal-soalnya sering menguji kemampuan kandidat untuk
menerapkan prinsip-prinsip keamanan dalam skenario dunia nyata. Jika teman-teman
baru di bidang ini, jangan khawatir. Teman-teman masih bisa mengikuti ujian dan
meraih gelar Associate of ISC2, sembari bekerja untuk mendapatkan pengalaman yang
diperlukan. Namun, pengalaman langsung dalam operasi keamanan, manajemen
risiko, dan sebagainya akan memberi seorang kandidat keuntungan dalam
mengerjakan soal.
4. Pelajari
domain demi domain
Ujian CISSP mencakup delapan domain yang
masing-masing membutuhkan gabungan antara pengetahuan teknis dan pemikiran
strategis. Hal-hal yang saya lakukan:
a. Belajar domain demi domain: fokus
pada satu domain pada satu waktu.
b. Kejelasan konseptual: Alih-alih
menghafal materi, saya berusaha memahami filosofi di balik setiap konsep.
5. Latihan
seperti ujian sesungguhnya
Berlatih soal ujian itu wajib. Cara saya
berlatih adalah sebagai berikut:
a. Latihan soal secara dedicated: Saya
mendedikasikan waktu untuk menyelesaikan soal latihan dari CISSP
Official Practice Tests dan referensi daring lainnya (salah satu favorit saya: www.examtopics.com).
b. Simulasi penuh: Mencoba ujian
simulasi dengan waktu yang terbatas membantu saya membangun daya tahan dan strategi mengelola waktu.
c. Fokus pada area lemah: Setiap
jawaban yang salah adalah kesempatan untuk belajar. Saya meninjau penjelasan
dengan teliti untuk memperkuat area di mana saya masih lemah.
6. Kembangkan
pola pikir CISSP
Untuk lulus CISSP, seorang kandidat harus berpikir seperti seorang manajer keamanan informasi. Beberapa pola pikir tersebut adalah:
a. Selalu gunakan perspektif bisnis—karena itu, upaya keamanan harus disesuaikan dengan tujuan bisnis.
b. Pikirkan keamanan dengan pendekatan holistik.
c. Bantu manajer bisnis untuk membuat keputusan berdasarkan risiko.
d. Pertimbangkan implikasi jangka panjang daripada solusi jangka pendek.
e. Keamanan manusia selalu menjadi prioritas utama.
f. Selalu pertimbangkan biaya vs manfaat dari setiap upaya keamanan informasi.
g. Pimpin organisasi kita untuk berperilaku secara etis.
h. Kepatuhan dan etika itu penting.
7. Manajemen
waktu selama ujian
Ujian CISSP bersifat adaptif, dengan 100-150
soal yang harus dijawab dalam waktu 3 jam. Strategi saya:
a. 1 menit per soal: Usahakan
mengerjakan dalam sekitar 1 menit untuk menghindari kehabisan waktu.
b. Tetap tenang: Percaya pada persiapan yang sudah dilakukan dan kemampuan diri sendiri.
c. Jangan menyerah terlalu cepat: Ketika mencapai soal ke-100 ujian
CISSP, saya mulai meragukan diri—berpikir saya mungkin tidak akan lulus karena
orang lain lulus setelah 100 atau 130 soal. Namun, ujian belum selesai sampai benar-benar
selesai, jadi teruskan usaha terbaik kita.
8. Jaga Kesehatan
Persiapan CISSP adalah maraton, bukan sprint.
Begini cara saya menjaga kesehatan:
a. Istirahat: Tidur sangat penting,
terutama sebelum ujian.
b. Olahraga: Tetap aktif membantu saya mengendalikan tingkat stres saya.
c. Istirahat sejenak: Saya mengambil istirahat singkat di antara sesi
belajar untuk menjaga fokus.
9. Baca
cerita orang-orang yang sudah lulus CISSP
Salah satu strategi persiapan yang sering
terabaikan adalah membaca pengalaman dan cerita pemegang CISSP. Perjalanan mereka
memberikan insight di luar materi belajar disertai tips praktikal dan pelajaran
yang didapat dari dunia nyata.
10. Berdoa
dan percayalah
Bagi saya, berdoa adalah sumber kekuatan dan
ketenangan. Bisa dengan berdoa, meditasi, atau berlatih mindfulness, temukan
sesuatu yang dapat menenangkan diri dan menjaga fokus pada perjalanan yang ada
di depan.
Catatan akhir
Perjalanan CISSP bukan hanya tentang lulus
ujian—ini tentang menjadi profesional keamanan informasi yang lebih baik.
Meskipun proses ini sangat menantang, pertumbuhan yang didapatkan
membuatnya pantas untuk diperjuangkan.
Jika teman-teman sedang mempersiapkan CISSP
atau mempertimbangkannya, I'm rooting for you. Jangan ragu untuk menghubungi jika teman-teman
memiliki pertanyaan atau membutuhkan dukungan. Mari bersama kita bangun dunia
digital yang lebih aman.
Semoga berhasil, teman-teman 😊